Bermain Gipsum di Dinding

Mendokora013si dinding dapat dilakukan dengan memberi aksen. Jika ingin mengerjakannya mudah dan cepat, bisa memilih gypsum sebagai materialnya,
Gipsum tak selamanya digunakan sebagai material penutup plafon. Papan gypsum yang terbuat dari batu gypsum ini umumnya memiliki ketebalan bervariasi mulai dari 9 mm dan bobotnya tidak lebih berat. Bobotnya yang ringan membuat papan gypsum mudah diolah menjadi material pembentuk dekorasi dinding. Gypsum bisa diolah menjadi beragam bentuk mulai dari sekat berkotak hingga dinding berlapis ganda. Pemakaian gypsum untuk keperluan seperti ini belum banyak dilakukan meskipun prosesnya tidaklah susah. Gypsum sebagai dekorasi dinding biasa dilekakan langsung pada dindingnya dengan terlebih dahulu dibuat “mal” sesuai bentuk yang diinginkan. Jika terlampau rumit dan ada beban yang harus dipikul, dengan menggunakan rangka, maka papan gypsum harus dipasang dengan menggunakan rangka. Jika dekorasi sederhana dan bebannya ringan, papan gypsum dapat dipasang tanpa rangka dan menggunakan lem khusus. Metode pemasangan seperti ini dikenal dengan istilah metode pengikatan langsung (direct bounding).

Mengurangi Kebisingan
Kelebihan lain yang dimiliki gypsum adalah kemampuannya mengurangi kebisingan. Rambatan suara baik dari luar maupun dari dalam rumah bisa diminimalkan dengan material gypsum.
Namun, untuk mendapatkan hasil ini, gypsum harus dipasang ganda dengan rongga kosong di antaranya. Rambatan suara berupa gelombang gelombang pada sebuah media akan terhalang bila ada ruang kosong di antara kedua media perambatan. Rambatan suara akan terhalang oleh rongga kosong tadi.

Dipasang dengan perekat khusus
Gypsum untuk keperluan dekorasi bisa dipasang dengan menggunakan perekat khusus. Cara ini direkomendasikan terutama bila permukaan dindingnya sudah rata dan tidak bergelombang. Bila kondisi dindingnya lembab dan basah , sangat tidak disarankan menggunakan cara ini.
Caranya melekatkan gypsum dengan perekat khusus adalah bersihkan dulu permukaan dinding. Bila permukaannya belum dilapasi semen maka sangat dianjurkan permukaannya dibersihkan dengan cara dihisap dengan mesin vacuum. Setelah itu tandai titik – titik yang merupakan titik pelesteran perekat. Usahakan titik – titiknya berada dalam satu garis vertical. Setelah itu, tempelkan plesteran perekat pada titik – titik itu. Selain di dinding, pasang juga perekatnya di permukaan papan gypsum yang menempel di dinding . Ratakan plesteran perekat agar ketika papan gypsum menempel, permukaannya bisa rata. Kemudian pasang papan gypsum pada dinding. Agar lebih kuat menempel, papan gypsum perlu dipaku. Tunggu beberapa saat agar plesteran perekat bisa menyatu dan mongering. Stelah itu rapikan sambungan pada pertemuan dua papan gypsum. Bila sudah rapi, tahapan finishing bisa dimulai.

Dypsum Perforasi
Saat ini sudah tersedia gypsum yang khusus untuk mengurangi kebisisngan yang disebut gypsum perforasi ( perforated gypsum ). Gypsum produksi jayaboard ono berbeda dengan gypsum biasa. Papan gypsum yang dijual dengan ukuran standar yaitu 1,2 m x 24 m dan tebal 12 mm ini memiliki lubang – lubang kecil di permukaannya. Lubang inilah yang akan merayap suara ke dalam dinding.
Perhatikan sambungan
Jika ingin mengaplikasikan gypsum untuk dinding, Anda harus memperhatikan sambungannya, agar permukaan gypsum terlihat rapi, sambungan antar planel gypsum harus diisi dengan compound.Setelahnya, permukaan gypsum bisa difinishing dengan material yang sesuai dengan keinginan Anda, bisa di cat atau dilapisi dengan takon dan veneer.

Kelebihan gypsum
• Permukaannya rata sehingga menimbulkan kesan rapi
• Pemasangan cepat dan dapat segera diberi aplikasi finishing dengan cat, wallpaper, atau bahan lainnya.
• Daya serap terhadap cat lebih rendah sehingga cat yang dipakai tidak boros.

Pemasangan gypsum dengan rangka
Fypsum juga bisa dipasang pada dinding dengan menggunakan rangka, baik rangka besi maupun kayu. Pemasangan dengan model ini dilakukan bila permukaan dindingnya tidak rata dan sedikit lembap. Dengan menggunakan rangka besi berbentuk “C” stud maka aka nada jarak antara dinding dan papan gypsum, sehingga kelelembapan dinding tidak menempel di papan gypsum.
Cara pemasangannya adalah dengan membersihkan permukaman dinding terlebih dahulu bila ada jamur atau kotoran yang lain. Setelah itu pasang rangka besi berbentuk “U” chenel sebagai rangka pada bagian atas dinding. Tandai letak pemasangan pengaku yang berfungsi untuk mengunci “C” stud ke dinding. Usahakan pengaku terpasang sejajar dengan rangka bagian atas atau bawah. Atur jarak dengan lantai yang besarnya sekitar 90 cm. Kemudian, pasang pengaku pada posisi yang sudah ditandai dan pasang “C” stud pada pengaku yang di sekrup. Pasang papan gypsum ke “C” stud dengan menggunakan sekrup. Stelah itu rapikan sambungan anatara dua papan gypsum.

Tip : Gypsum tetap awet
Gypsum dipasang pada tempat yang bersuhu kurang dari 50 derajat C. Kelembaban disekitar pemasangan kurang dari 90 %. (Bila kelembaban lebih, maka Anda harus menggunakan gypsum jenis moisture resistant yang tahan terhadap kelembaban tinggi).
014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s